Jumat, 06 Juni 2008

BRIKET SAMPAH

Energy yang paling mudah diciptakan adalah briket sampah. Bahan bakaunya hanya sampah organic seperti kayu-kayu sisa, daun-saun kering, makanan sisa, dan kertas. Cara pembuatannya mirip pembuatan arang. Bahan-bahan itu dibakar sampai berbentuk arang berwarna hitam pekat. Saat bara api merata ke seluruh bagian bahan, segera disiram air. Hasil berupa arang itu ditumbuk menggunakan alat penumbuk atau martil. Kemudian ditambahkan daun-daun tnaman segar yang lunak dan tinggi kandunga air.

Dfaun-daun itu diambil dari sisa-sisa sampah pasar atau sayuran seperti bayam, kangkung, atau sawi yang sudah terbuang. Persentase komposisi bahan pembuat briket organikadalah 80% arang sampah organic kering dan 20% campuran daun segar. Jadi, bila dicam,purkan 800 g sampah organic butuh 200 g daun segar. Setelah tercampur rata, adonan dicetak dengan ukuran dan bentuk sebagai briket. Briket itu dijemur di bawah terik matahari sampai kering. Tanda-tanda briket sudah kering dengan cara meletakkannya dan mengangkatnya di telapak tangan. Briket kering terasa ringan dan jelaga di permukaan tidak terlalu mengotori telapak tangan.

Tidak ada komentar: